Sabtu, 06 April 2013



TUGAS KE 4 PEROFIL PENGUSAHA MUDA INDONESIA
sukses sejak muda

 Namanya secantik senyumnya, Andina Nabila Irvani.
Mahasiswi jurusan desain komunikasi visual, Universitas Bina Nusantara Jakarta ini nggak hanya pandai di kelas. Dia juga sukses menjadi pengusaha muda.

Yang menarik, Andina menekuni bidang yang jarang digeluti banyak orang; melukis sepatu. Yup, berawal dari hobi, Andina kini meraup omzet hingga puluhan juta rupiah setiap bulannya. Nggak hanya melayani pasar dalam negeri, dara berjilbab kelahiran Bandung, 31 Juni 1990 ini juga berhasil mengimpor produknya ke Malaysia, Hongkong, Australia, dan Brunei Darussalam.

Resep suksesnya adalah“Saya harus berusaha mengatur waktu sebaik-baiknya agar studi dan bisnis tak saling mengganggu,”.

Berkat prestasinya di bidang bisnis, Dina ini meraih sejumlah penghargaan, antara lain finalis di ajang Asia’s Best Young Entrepreneur 2009 dan Winner of Shell Live Wire 2009.

Nggak mudah untuk memulai bisnis ini. Saat baru pertama buka pada 2008, Dina harus rela begadang hampir tiap malam. Karena sepulang kuliah, ia langsung mengurusi bisnisnya. Tapi kini, dibantu sang kakak, Dina sudah punya 5 orang pelukis dan 1 orang karyawan yang mengurus order. Dina mengaku punya modal awal hanya sekitar Rp1 juta.

Sepatu yang ditawarkan Dina memang unik, yakni bergambar lukisan tangan. Kiri-kanan kadang nggak sama persis. Tapi itu nggak masalah. Justru membuat unik dan laris manis. Bagi yang berminat dengan sepatu buatan Dina bisa klik di www.sepatulukis.com. Untuk sepasang sepatu lukis harganya sekitar Rp 110.000 hingga Rp 200.000.

Pesan Dina untuk mahasiswa yang ingin menjadi pembisni“Selain keberanian, harus punya inovasi, dan mau kerja keras. Jangan lupa gunakan potensi yang ada di sekitar kamu untuk membantu mengembangkan bisnis".

.

Sabtu, 30 Maret 2013



TUGAS 3

MAINDSET DAN BERFIKIR KERATIF

Banyak Entrepreneur yang tidak menyadari bahwa dunia ini penuh degan perubahan dan mereka tidak boleh duduk-duduk enak melewati hidup dari keuntungan tanpa kewaspadaan. Manusia merasakan perubahan, tetapi manusia tidak mampu melihatnya. Punya mata tetapi tidak melihat, sama seperti orang-orang berharta tetapi tidak berderma. Karena manusia selalu menyangkal realita-realita baru dan terbelenggu oleh realita-realita lama, rutinitas dan enggan berpikir tentang hal-hal yang baru. Semua itu dibentuk oleh mindset kita.

Pola pikir atau mindset adalah keseluruhan/ kesatuan dari keyakinan yang kita miliki, nilai-nilai yang kita anut, kriteria, harapan, sikap, kebiasaan, keputusan,dan bisa diartikan juga mindset adalah semacam filter yang kita bangun untuk menafsirkan apa saja yang kita lihat dan kita alami.

Pola pikir seorang entrepreneur menonjol dalam banyak hal, Seorang entrepreneur berkarakter produktif, bukan konsumtif. Juga selalu berusaha”mencari cara baru” untuk meningkatkan utilitas sumberdaya secara efisien, ia selalu mencari alternative bila sumber daya yang ada terbatas.

Ada seorang motifator mengatakan kita bias memulai usaha dengan tiga cara : 
    1.     Tentukan kita mau usaha apa

    2.      Buatlah brosur dan kartu nama

    3.      Sebarkan semuanya sampai habis dan tunggu orderan masuk

Pada saat akan memulai usaha banyak entrepreneur pemula yg mempunyai hambatan mental berupa persepsi yang negative tentang kemampuan dirinya.misalnya seperti:

     1.      Tidak ada modal

     2.      Tdak ada bakat

     3.      Saya tidak terlalu muda atau sebaliknya terlalu tua

Kita harus berfikir positif bila akan memulai sebuah usaha,sepeti halnya” air bila kita meberikan energi positif pasti air itu akan jernih sebaliknya bila kita meberikannya energi negatif  pasti molekul-molekul air akan berubah hitam dan keruh” kita bayingkan saja bahwa didalam tubuh kita 60% adalah air,jika dari dulu kita meberikan nya energy negatif bias kita bayangkan apa yang ada didalam tubuh kita.maka dari itu kita harus selalu berfikir bahwa kita bias-bisa,mapuh untunk memulai sebuah usaha.memang kita pertama-tama akan melihat ”orang tua tapi lama-kalamaan akan berubah seorang wanita muda” dan akhirnya akan menjadi idah seperti bayi

Senin, 25 Maret 2013

isi kepala

pola pikir setiap manusia pasti berbeda.
terkadang ada beberapa manusia yg di saat dirinya benar-benar terpepet/terjepit oleh suatu masalah atau keadaan, baru manusia itu bisa berfikir dan menyelesaikan masalah nya.

terkadang kita sangat butuh teguran atau cobaan untuk mengingat kesalahan kita dan memperbaiki kesalahan kita.
semoga di hari kedepannya kita bisa menjadi lebih baik dan lebih bersyukur  terhadap apa yang telah kita dapat...

Minggu, 24 Maret 2013

flowchart


tugas artikel



Chairul Tanjung
lahir di Jakarta, 16 Juni 1962 adalah pengusaha asal Indonesia. Namanya dikenal luas sebagai usahawan sukses bersama perusahaan yang dipimpinnya, Para Group.
Chairul Tanjung Pria kelahiran Jakarta, 16 Juni 1962 Pengusaha sukses asal indonesia ini dikenal luas sebagai pendiri sekaliguspemimpin, CT Corp (sebelum 1 Desember 2011 bernama Para Group).
Riwayat Pendidikan
Berikut adalah latar belakang pendidikan seorang Chairul Tanjung :
      SD Van Lith, Jakarta (1975)
      SMP Van Lith, Jakarta (1978)
      SMA Negeri I Boedi oetomo, Jakarta (1981)
      Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia (1987)
      Executive IPPM (MBA; 1993)
Karier dan kehidupan
Chairul lahir di Jakarta dalam keluarga yang cukup berada. Ayahnya A.G. Tanjung adalah wartawan zaman orde lama di sebuah surat kabar kecil. Chairul berada dalam keluarga bersama enam saudara lainya. Ketika Tiba di zaman Orde Baru, usaha ayahnya dipaksa tutup karena tulisannya dianggap berbahaya dan berseberangan secara politik dengan penguasa saat itu. Keadaan tersebut memaksa orangtuanya menjual rumah dan berpindah tinggal di kamar losmen yang sempit.
Setelah lulus dari SMA Boedi Oetomo pada tahun 1981, Chairul melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia (fakultas kedokteran gigi). ketika kuliah dia dikenal sebagai murid yang sangat baik hal ini terbukti saat ia mendapat
Naluri pengusaha mulai muncul dalam dirinya saat ia menjadi Mahasiswa, untuk membiayai kuliahnya yang cukup besar dia berjualan buku kuliah stensilan dan kaos selain itu Ia juga pernah membuka usaha foto kopi dikampus. Chairul juga pernah mendirikan sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen Raya, Jakarta Pusat, tetapi usahanya ini tidak berhasil,
Setelah lulus dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia, Chairul bersama tiga rekannya  mendirikan PT Pariarti Shindutama  pada tahun 1987. Dengan modal awal Rp 150 juta dari Bank Exim,  (PT Pariarti Shindutama adalah perusahaan yang kegiatannya memproduksi sepatu anak-anak untuk ekspor). Karena Kerja keras yang luar biasa perusahaan tersebut mendapat pesanan 160 ribu pasang sepatu dari Italia. Akan tetapi, karena ada masalah internal dalam perusahaan (perbedaan visi tentang ekspansi usaha), Chairulpun memilih pisah dan mendirikan usaha sendiri.
Beliau sangatlah piawai dalam membangun jaringan dan berorganisasi hal inilah yang membuat bisnisnya semakin berkembang. Setelah keluar dari PT Pariarti Shindutama Chairul mereposisikan dirinya ke tiga bisnis inti: yaitu keuangan, properti, dan multimedia.
Kemudian ia pun mendirikan sebuah kelompok perusahaan dengan nama Para Group. Perusahaan Konglomerasi ini mempunyai Para Inti Holdindo sebagai fatherholding company, yang membawahkan beberapa sub-holding, yakni Para Global Investindo (bisnis keuangan), Para Inti Investindo(media dan investasi) dan Para Inti Propertindo (properti).
Prestasi Para Group antara lain : di bisnis properti, Para Group memiliki Bandung Supermall. Mal seluas 3 hektar ini menghabiskan dana 99 miliar rupiah. Para Group meluncurkan Bandung Supermall sebagai Central Business District pada 1999. Sementara di bidang investasi, Pada awal 2010, Para Group melalui anak perusahaannya, Trans Corp., membeli sebagian besar saham Carefour, yakni sejumlah 40 persen. Mengenai proses pembelian Carrefour, MoU (memorandum of understanding) pembelian saham Carrefour ditandatangani pada tanggal12 Maret 2010 di Perancis.
Majalah ekonomi ternama Forbes merilis daftar orang terkaya dunia 2010. menurut majalah tersebut, Chairul Tanjung termasuk salah satu orang terkaya dunia asal Indonesia. Forbes menyatakan bahwaberada di urutan ke 937 dunia dengan total kekayaan US$ 1 miliar. Tahun 2011, menurut Forbes Chairul Tanjung menduduki peringkat 11 orang terkaya di Indonesia, dengan total kekayaan US$ 2,1 miliar .
Pada tanggal 1 Desember 2011, Chairul Tanjung meresmikan perubahan Para Grup menjadi CT Corp. CT Corp terdiri dari tiga perusahaan sub holding: Mega Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources yang meliputi layanan finansial, media, ritel, gaya hidup, hiburan, dan sumber daya alam.
Pencapaian Chairul Tanjung sebagai tokoh bisnis yang gemilang, dengan berbagai jenis usahanya, telah membuat ia dinobatkan sebagai "The Rising Star". Ia mampu membuktikan, bahwa kebangkrutan dan kegagalan, justru bisa menjadi bahan pembelajaran guna meraih sukses yang luar biasa di kemudian hari. Dan, yang terpenting, di tengah kesuksesannya, ia kini tak lupa berbagi, dengan menjadi pegiat berbagai urusan sosial kemasyarakatan. Sebuah catatan kehidupan seorang Chairung Tanjung yang bisa diteladani kita semua.